D.0128 Risiko Proses Pengasuhan Tidak Efektif

D.0128 Risiko Proses Pengasuhan Tidak Efektif Definisi : Berisiko mengalami proses kehamilan,Persalinan dan setelah termasuk melahairkan perawatan bayi baru lahir yang tidaka sesuai dengan konteks norma dan harapan. Faktor Resiko Kekerasan dalam rumah tangga Kehamilan tidak diinginkan/rencanakan Kurang terpapar informasi tentang persalinan/pengasuhan Ketidakbedayaan maternal Distres psikologis Penyalahgunaan obat Ketidakadekuatan manajemen ketidak nyamanan selama persalinan Akses pelayanan kesehatan sulit dijangkau Kurangnya minat/proaktif dalam proses persalinan Ketidaksesuaian kondisi bayi dengan harapan Ketidakamanan lingkungan untuk bayi Kondisi klinis terkait Gangguan pertumbuhan janin Gangguan kesehatan fisik dan psikologis ibu     sumber :

D.0127 Risiko Gangguan Perlekatan

D.0127 Risiko Gangguan Perlekatan Definisi : Beresiko mengalami gangguan interaksi antara orang tua atau orang terdekat dengan bayi/anak yang dapat mempengaruhi proses asah,asih,dan asuh Faktor Resiko Kekhawatiran menjalankan peran sebegai orang tua Perpisahan antara ibi dan bayi/anak akibat hospitalisai Penghalang fisik (mis,inkubator, baby warmer) Ketidakmampuan orang tua memenuhi kebutuhan bayi/anak Perawatan dalam ruang isolasi Prematuritas Penyalahgunaan zat Konflik hubungan antara orang tua dan anak perilaku bayi tidak terkoordinasi Kondisi Klinis Terkait Hospitalisasi Prematuritas Penyakit Kronis pada orang tua atau anak Retardasi mental Komplikasi maternal Sakit selama periode hamil dan melahirkan Post parfum blues     sumber :

D.0126 Pencapaian Peran Menjadi Orang Tua

D.0126 Pencapaian Peran Menjadi Orang Tua Definisi : Terjadinya proses interaktif antar anggota keluarga (suami-istri,anggota keluarga dan bayi) yang ditunjukan dengan perkembngan bayi yang optimal.   Gejala dan Tanda Mayor Subjektif                                                        Objektif (tidak tersedia)                                             1.Bounding attachment optimal            2.Perilaku positif menjadi orang                   tua  3.Saling berinteraksi dalam       merawat bayi Gejala dan Tanda Minor Subjektif                                                           Objektif 1.Mengungkapkan kepuasan dengan bayi 1.Melakukan stimulasi visual                    […]

D.0125 Penampilan Peran Tidak Efektif

D.0125 Penampilan Peran Tidak Efektif Definisi : Pola perilaku yang berubah atau tidak sesuai dengan harapan,norma dan lingkungan.   Penyebab Harapan peran tidak realistis Hambatan fisik Harga diri rendah Perubahan citra tubuh Ketidakadekuatan sistem pendukung (support system) Stres Perubahan peran Faktor ekonomi   Gejala dan Tanda Mayor Subjektif Merasa bingung menjalankan peran Merasa tidak terpenuhi Merasa tidak puas dalam menjalankan peran Objektif Konflik peran Adaptasi tidak adekuat Strategi koping tidak efektif   Gejala Tanda Minor Subjektif Merasa cemas Objektif Depresi Dukungan sosial kurang Kurang bertanggung jawab menjalankan peran   Kondisi klinis terkait Penyakit keganasan organ reproduksi Kondisi Kronis Pembedahan mayor Penyalahgunaan zat Cedera medula spinalis Sindrom keletihan kronis Depresi mayor         sumber :

D.0124 Ketegangan Peran Pemberi Asuhan

D.0124 Ketegangan Peran Pemberi Asuhan Definisi : Kesulitan dalam melakukan peran pemberi asuhan dalma keluarga   Penyebab Beratnya penyakit penerima asuhan kronisnya penyakit penerima asuhan Pemberi asuhan kurang mendapatkan waktu istirahat dan rekreasi persaingan komitmen peran pemberi asuhan Ketidakadekuatan lingkungan fisik dalam pemeberian asuhan Keluarga atau pemberi asuhan jauh dari kerabat lain Kompleksitas dan jumlah aktivitas pemberi asuhan   Gejala dan Tanda Mayor Subketif Khawatir klien akan kembali dirawat di rumah sakit Khawatir tentang kelanjutan perawatan klien khawatir tentang ketidakmampuan pemberi asuhan dalam merawat klien Objektif (tidak tersedia)   Gejala dan Tanda Minor Subjektif (tidak tersedia)   Objektif Sulit melakukan dan.menyelesaikan tugas merawat klien   Kondisi Klinis Terkait Kondisi kronis (mis.cedera kepala berat, cedera medula spinalis,keterlambtan perkembangan) Kondisi kelemahan progresif (mis.distrofi meskuler, sklerosis multipel, demensia, penyakit Alzhemer, PPOK tahap terminal, gagal ginjal, dialysis ginjal) Penyalahgunaan zat Kondisi akhir hayat (menjelang ajal) Kondisi psikiatrik (mis.gangguan kepribadian, skizofrenia)           sumber :

D.0123 Kesiapan Peningkatan Proses Keluarga

D.0123 Kesiapan Peningkatan Proses Keluarga Definisi : Pola fungsi keluarga yang cukup untuk mendukung kesejahteraan anggota keluarga dan dapat ditingkatkan   Gejala dan Tanda Mayor Subjektif Mengekspresikan keinginan untuk meningkatkan dinamika keluarga   Objektif Menunjukan fungsi keluarga dalam memenuhi kebutuhan fisik,sosial, dan psikologis anggota keluarga menunjukan aktivitas untuk mendukung keselamatan dan pertumbuhan anggota keluarga Peran Keluarga felksibel dan tepat dengan tahap perkembangan terlihat adanya respek dengan anggota keluarga   Gejala Tanda Mayor Subjektif (tidak tersedia)   Objektif Keluarga menunjukan minat melakukan aktivitas hidup sehari hari yang positif terlihat apa adanya kemampuan keluarga untuk pulih dari kondisi sulit Tampak keseimbangan antara otonom dan kebersamaan  Batas-batasan anggota keluarga dipertahankan hubungan dengan masyarakat terjalin positif Keluarga beradaptasi dengan peerubahan   Kondisi Klinis Terkait Kondisi kesehatan kronis (mis. asma, diabetes melitus, lupus sistemik, sklerosis multipel, AIDS) Gangguan jiwa (mis. gangguan afektif, gangguan perhatian, sindrom down)       sumber :

D.0122 Kesiapan Peningkatan Menjadi Orang Tua

D.0122 Kesiapan Peningkatan Menjadi Orang Tua Definisi : Pola pemberian lingkunag bagi anak atau anggota keluarga yang cukup untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan serta dapat ditingkatkan   Gejala dan Tanda Mayor Subjektif Mengekpresikan keinginan untuk meningkatkan peran menjadi ornag tua   Objektif Tampak adanya dukungan emosi dan pengertian pada anak atau anggota keluarga   Gejala Tanda Minor Subjektif Anak atau anggita keluarga lainya mengeskpresikan kepuasan dalam lingkungan rumah Anak atau anggota keluarga mengungkapkan harapan yang realistis   Objektif Kebutuhan fisik dan emosi anak/anggota keluarga terpenuhi   Kondisi Klinis Terkait Perilaku upaya peningkatan kesehatan       sumber :

D.0121 Isolasi Sosial

D.0121 Isolasi Sosial Definisi : Ketidakmampuan untuk membina hubungan yang erat, hangat, terbuka, dan interdependen dengan orang lain   Penyebab keterlambatan perkembangan ketidakmampuan menjalin hubungan yang memuaskan ketidaksesuain minat dengan tahap perkembangan ketidaksesuain nilai- nilai dengan norma ketidaksesuain perilaku sosial dengan norma perubahan penampilan fisiks perubahna status mental ketidakadekuatan sumber daya persinal (mis.disfungsi terbuka, pengendalian diri buruk)   Gejala dan Tanda Mayor Subjektif Merasa ingin sendirian Merasa tidak aman di tempat umum   Objektif Menarik diri Tidak berminat/menolak berinteraksi dengan orang lain atau lingkungan   Gejala dan Tanda minor Subjektif Merasa berbeda dengan orang lain Merasa asyik dengan pikiran sendiri Merasa tidak mempunyai tujuan yang jelas   Objektif Afek datar Afek sedih Riwayat ditolak Menunjukan permusuhan Tidak mampu memenuhi harapan orang lain Kondisi difabel Tindakan tidak berarti Tidak ada kontak mata Perkembangan terlambat Tidak bergairah/lesu   Kondisi Klinis Terkait Penyakit Alzheimer AIDS Tuberkulosis Kondisi yang menyebabkan gangguan mobilisasi Gangguan pskiatrik (mis.depresi mayor dan schizopherenia)       sumber :

D.0120 Gangguan Proses Keluarga

D.0120 Gangguan Proses Keluarga Definisi : Perubahan dalam hubungan atau fungsi keluarga   Penyebab Perubahan status kesehatan anggota keluarga Perubahan finansial keluarga Perubahan status sosial keluarga Perubahan interaksi dengan masyarakat Krisis perkembangan Transisi perkembangan Peralihan pengambil keputusan dalam keluarga Prebuhan peran keluarga Krisis situasional Transisi situasional   Gejala dan Tanda Mayor Subjektif (tidak tersedia)   Objektif keluarga tidak mampu beradaptasi terhadap situasi Tidak mampu berkomunikasi secara terbuka diantara anggota keluarga   Gejala dan Tanda Minor Subjektif keluarga tidak mampu mengungkapkan persaan secara leluasa   Objektif Keluarga tidak mampu memenuhi kebutuhan fisik/emosional/spiritual anggota keluarga Keluarga tidak mampu mencari atau menerima bantuan secara tepat   Kondisi Klinis Terkait Hostpitalisai Kondisi penyakit kronis Prosedur pembedahan Cedera traumatis Penyalahgunaan zat Penyakit Alzheimer Kehamilan       sumber :

D.0119 Gangguan Komunikasi Verbal

D.0119 Gangguan Komunikasi Verbal Definisi : Penurunan, perlambatan, atau ketiadaan kemampuan untuk menerima,memproses, mengirim, dan/atau menggunakan sisitem tombol.   Penyebab Penurunan sirkulasi sereberal Gangguan neuromuskuler Gangguan pendengaran Gangguan muskuloskeletal Kelaian pelatum Hambatan fisik (mis. terpasang trkheostomi, intubasi, krikotirodektomi Hambatan individu (mis. ketakutan, kecemasan, merasa malu, emosional, kurang privasi) Hambatan pskiologis (mis. gangguan psikotik,gangguan konsep diri,harga diri rendah, gangguan emosi) hambatan lingkunagan (mis.Ketidakcukupan informasi,ketiadaan orang terdekat, ketidaksesuaian budaya, bahasa asing)   Gejala dan Tanda Minor Subjektif (tidak tersedia)   Objektif Tidak mampu berbicara atau mendengar Menunjukan respon tidak sesuai   Gejala dan Tanda Minor Subjektif (tidak tersedia)   Objektif Afasia Disfasia Apraksia Disleksia Disatria Afonia Dislalia Pelo Gagap Tidak ada kontak mata Sulit memahami komunikasi Sulit mempertahankan komunikasi Sulit menggunakan ekspresi wajah atau tubuh Tidak mampu menggunakan ekspresi wajah atau tubuh Sulit menyusun kalimat Verbaliasai tidak tepat Sulit mengungkapkan kata- kata Disorientasi orang,ruang,waktu Defisit penglihatan Delusi   Kondisi klinis Terkait Stroke Cedera kepala Trauma wajah Peningkatan tekanan intrakranial Hipoksia kronis Tumor […]